Dalam operasi tersebut, polisi bahkan melepaskan tiga kali tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan puluhan remaja yang bersenjata tajam. Aksi tegas ini membuat para anggota geng motor kocar-kacir, meninggalkan sepeda motor mereka di lokasi kejadian.
Kapolsek Jaluko, Iptu Yohanes Candra Putra, S.E., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Kegiatan diawali apel kesiapan pada pukul 02.00 WIB di depan gerbang Citra Raya City Jambi, kemudian dilanjutkan patroli mobile ke titik-titik rawan,” ujar Iptu Yohanes.
Patroli menyasar kawasan permukiman warga, perumahan, serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul remaja hingga dini hari, untuk mengantisipasi curat, curas, curanmor, aksi geng motor, dan gangguan kamtibmas lainnya.
Sekitar pukul 03.30 WIB, petugas mendapati dua kelompok geng motor yang melintas di kawasan Perikanan sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit ke pengguna jalan lain.
“Diperkirakan masing-masing kelompok berjumlah sekitar 30 orang, jadi total kurang lebih 60 orang,” tegas Kapolsek Jaluko.
Dalam kejadian tersebut, polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku, yang langsung dibawa ke Polsek Jaluko untuk menjalani interogasi lebih lanjut. Karena masih di bawah umur, pihak kepolisian memanggil orang tua yang bersangkutan dan memberlakukan wajib lapor.
Tak hanya itu, Polsek Jaluko juga mengamankan tiga bilah senjata tajam jenis celurit serta lima unit sepeda motor yang digunakan anggota geng motor.
“Ini bentuk komitmen kami untuk menindak tegas geng motor yang meresahkan masyarakat,” jelas Iptu Yohanes.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan dan pelayanan kepada masyarakat, Polsek Jaluko juga mengembalikan sepeda motor milik warga Kota Jambi bernama Komalasari, yang sempat terbawa rombongan geng motor setelah dipinjamkan kepada calon menantunya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Jambi Luar Kota karena sudah menemukan motor saya. Awalnya dipinjam calon menantu, lalu dipinjamkan lagi ke temannya yang ternyata anggota geng motor,” ungkap Komalasari.
Saat ini, Polsek Jaluko memastikan akan terus menggencarkan patroli intensif di kawasan rawan guna mencegah aksi geng motor dan tawuran, serta menjamin rasa aman bagi masyarakat.(*)


Social Header