GETARJAMBI.COM,MUARO JAMBI — Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si., resmi membuka Gebyar Ramadan 1447 H/2026 M di Lapangan Masjid Jami’ Miftahurrahman, Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Minggu (1/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu langsung mendapat antusiasme masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau melalui pasar murah yang disediakan pemerintah daerah.
Pembukaan Gebyar Ramadan turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Muaro Jambi Ririn Novianty, SE, jajaran kepala OPD, serta masyarakat.
Bambang Bayu Suseno atau yang akrab disapa BBS mengatakan, pasar murah menjadi salah satu agenda utama Gebyar Ramadan. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli selama Ramadan.
“Pasar murah ini tentunya menawarkan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga di pasaran umum. Untuk itu, kepada masyarakat yang berhak hendaknya dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujar BBS.
Beragam kebutuhan pokok tersedia dalam pasar murah, mulai dari beras, minyak goreng, gula hingga bahan pangan lainnya. Warga pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan Ramadan dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun, Gebyar Ramadan tahun ini tidak hanya menghadirkan pasar murah.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga menggabungkan kegiatan tersebut dengan bazar UMKM, pusat kuliner serta layanan publik terpadu. Sejumlah organisasi perangkat daerah membuka stan pelayanan untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), misalnya, memberikan pelayanan administrasi kependudukan, termasuk pembuatan dan pembaruan dokumen.
Sementara Dinas Kesehatan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
BBS mengatakan, keterlibatan berbagai perangkat daerah membuat Gebyar Ramadan tidak hanya menjadi kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi sekaligus menjadi ruang pelayanan publik yang mudah diakses warga.
Menurutnya, Ramadan seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai momentum meningkatkan ibadah secara pribadi. Bulan suci juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan membangun ketahanan ekonomi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat kebersamaan sekaligus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci,” kata BBS.
Gebyar Ramadan 1447 H/2026 M tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat, pelaku UMKM dan sejumlah perangkat daerah di Kabupaten Muaro Jambi.


Social Header