GETARJAMBI.COM,MUARO JAMBI — Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan pergudangan di Kecamatan Mestong, Rabu (13/5/2026), menyusul keluhan warga terkait banjir yang semakin parah saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Dalam sidak itu, Aidi Hatta menemukan dugaan pelanggaran tata ruang hingga indikasi penyempitan aliran sungai alami di sekitar Desa Pondok Meja. Kondisi tersebut diduga kuat menjadi penyebab terganggunya aliran air dan memicu genangan yang berdampak ke permukiman warga.
Sidak kemudian dilanjutkan ke kawasan gudang milik PT Gembira Prima Abadi dan PT Gembira Jaya Raya di RT 26 Desa Pondok Meja. Di lokasi tersebut, rombongan menemukan aliran sungai yang diduga telah ditutup, sehingga aliran air tidak berjalan normal.
Akibatnya, saat hujan turun, air meluap dan memperparah banjir di sekitar kawasan pergudangan dan pemukiman warga.
Menindaklanjuti temuan itu, DPRD Muaro Jambi bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PTSP, pihak kepolisian, camat, kepala desa, serta pihak perusahaan langsung menggelar pertemuan di lokasi.
Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyatakan komitmen untuk melakukan perbaikan, termasuk pembangunan drainase dan saluran air di area pergudangan dalam waktu satu bulan.
Ketua DPRD Muaro Jambi menegaskan, penertiban akan terus dilakukan agar aktivitas usaha tidak merugikan masyarakat maupun merusak lingkungan sekitar.
“Perusahaan diberi waktu satu bulan untuk melakukan perbaikan, khususnya pada saluran air yang bermasalah,” tegas Aidi Hatta di lokasi sidak.
Pemerintah daerah memastikan akan terus mengawasi tindak lanjut di lapangan agar persoalan banjir tidak kembali terulang.(*)


Social Header