Getarjambi.com,MUARO JAMBI — Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang, saat, dan pasca-HUT ke-81 Kemerdekaan RI terus digencarkan Polsek Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi.
Kapolsek Maro Sebo Iptu Irpantri, SH memimpin patroli skala besar bersama unsur TNI dan Forkopimcam Maro Sebo pada Selasa (18/8/2026) malam. Patroli ini menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, termasuk potensi aksi geng motor, penyalahgunaan narkoba, hingga aksi ugal-ugalan di jalan raya.
Patroli dimulai dengan apel persiapan sekitar pukul 20.30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti Camat Maro Sebo Bombi Sormin, M.Kes., Sekcam Maro Sebo Abu Bakar, SH., Babinsa Jambi Kecil Sertu Erwin Santoso yang mewakili Danramil Sekernan, serta Lurah Jambi Kecil Rozali, SE.
Sebanyak 17 personel gabungan diterjunkan dalam patroli tersebut, terdiri dari 13 personel Polri, satu personel TNI dan tiga personel Kecamatan Maro Sebo. Mereka bergerak menggunakan 10 sepeda motor dan satu kendaraan roda empat.
Rute patroli meliputi Kelurahan Jambi Kecil, Desa Jambi Tulo, Desa Mudung Darat hingga Desa Danau Kedap.
Patroli yang awalnya menyasar pencegahan gangguan kamtibmas tersebut kemudian mendapat informasi penting dari masyarakat.
Tim menerima aduan terkait dugaan lokasi yang kerap digunakan untuk transaksi narkoba di wilayah Desa Jambi Tulo. Petugas gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Di tengah kebun sawit, petugas menemukan sebuah pondok sederhana beratapkan terpal. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Di dalam pondok, petugas menemukan alat hisap sabu, korek api gas atau mancis, serta plastik bening bekas bungkus sabu.
Seluruh barang yang ditemukan kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Maro Sebo untuk kepentingan penanganan lebih lanjut. Sementara pondok yang berada di tengah kebun tersebut dibakar oleh petugas.
Selain menyasar lokasi yang dicurigai rawan narkoba, patroli gabungan juga dilakukan secara dialogis. Petugas menyambangi masyarakat di sejumlah desa yang dilalui dan mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Para remaja juga menjadi perhatian khusus petugas. Mereka diberikan imbauan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun terlibat geng motor.
Petugas meminta para remaja menghindari nongkrong hingga larut malam jika tidak memiliki kepentingan mendesak. Mereka juga diingatkan agar tidak menjadi pelaku maupun korban aksi geng motor.
Masyarakat yang menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan diminta segera melaporkannya kepada kepolisian melalui layanan 110.
Tak hanya soal geng motor dan narkoba, petugas juga menyampaikan larangan pembakaran lahan saat masyarakat membuka lahan pertanian.
Kapolsek Maro Sebo menekankan bahwa patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan dan desa diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan.
Hingga patroli berakhir, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Maro Sebo dilaporkan aman dan kondusif. (*)


Social Header